FBMPP PARE (Forum Bahtsul Masa'il Pondok Pesantren Se-Eks Kawedanan Pare)

Organisai Pondok Pesantren Se-Korcam Pare

Flex Slider (Do Not Edit Here!)

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA, MOHON MAAF APABILA MASIH ADA KESALAHAN

Sample Text

Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Followers

Featured Posts

Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Problematika Sholat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Problematika Sholat. Tampilkan semua postingan

Perlombaan Tarawih

Written By fbmpppare on Senin, 05 November 2012 | 16.42

 

Kerangka analisis masalah
Bulan puasa bagaikan bulan ibadah, tak pelak saat bulan puasa tiba masjid-masjid penuh dengan jamaah sholat tarowih, anehnya di masjid di daerah kami jama’ah tarawih ada dua, satu di dalam masjid satu lagi di serambi. Padahal saat sholat ‘Isyak jama’ahnya masih jadi satu.  Begitu sholat Tarawih langsung terbagi dua. Suara imam yang jama’ah di serambi, terdengar oleh makmum yang jamaah di dalam masjid, begitupula sebalikya. Sehingga ada kesan terjadi perlombaan sholat jama’ah sholat Tarowih dalam masjid.  Hal ini dilakukan karena ada perbedaan mengenai jumlah rokaat sholat Tarowih.  Ada yang 20 roka’at ada yang 8 rokaat.
Pertanyaan :
a.                   Apa hukum mendirikan 2 jamaah sholat Tarawih dalam satu masjid?

Sujud Tidak Bersyariat

    
Kerangka analisis masalah
     Sujud yang disyariatkan hanyalah sujud dalam sholat, termasuk sujud sahwi, tilawah dan sujud syukur. (Nihâyat al-Zain hal. 81-82 thoha putra). Dan lebih tegas lagi, ada keterangan bahwasannya tidak halal melakukan taqorrub kepada Alloh dengan jalan sujud tanpa ada sebab tilawah/syukur (Fathul Mu’in bi Hâmisyi al-`I’anah hal. 212 Juz. I Darul Fikri). Namun dalam dunia hikmah ada sebuah amalan yang cara berdoanya dilakukan dengan cara bersujud dan dilakukan setelah sholat.
Pertanyaan:
a.         Bolehkah melakukan sujud tersebut?
b.        Mengingat banyak yang menggandrungi dan mengamalkannya, apabila tidak boleh adakah solusinya?

Angkat Tangan Dalam Solat


Kerangka analisis masalah
            Di antara sunah-sunahnya solat adalah mengangkat kedua tangan, seperti bangun dari rukû’, bangun dari tasyahhud `awwal dan lain-lain. Sedangkan had-had-nya mengangkat kedua tangan, telapak tangan sejajar dengan bahu.
Pertanyaan:
a.         Bagaimanakah hukumnya mengangkat tangan yang tidak memenuhi had-had (batasan) yang telah ditentukan?

Perubahan Lempengan Bumi



Kerangka analisis masalah
Mulai  Akhir Tahun Lalu, dalam media cetak maupun elektronik tersiar kabar bahwa arah kiblat berubah. Hal ini kata ahli Geografi disebabkan bergesernya lempeng bumi akibat adanya guncangan gempa bumi . Menurut BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) sebenarnya pergeseran lempeng bumi kerap terjadi, namun adakalanya yang pergeserannya dalam taraf kecil yang mana tidak sampai terasa. Kadang juga besar, seperti sampai menimbulkan gempa, tsunami atau cuma meluaknya air laut. Yang jelas lempeng bumi diseluruh dunia mengalami pergeseran sehingga mengakibatkan pergeseran arah ataupun jarak antar pulau yang satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu sangat memungkinkan adanya pergeseran arah kiblat dikarenakan adanya pergeseran arah pulau atau lempeng bumi.
Departemen Agama pun memutuskan untuk melakukan sertifikasi arah kiblat masjid. Ini dilakukan dengan menggeser  shofnya (barisan ) sehingga lebih mengarah pada kiblat. Untuk mempermudah koordinasi dan pelaksanaan di lapangan, seluruh kantor wilayah di setiap Kabupaten/Kota diminta memberikan laporan tentang penelitian arah kiblat masjid dan mushala. Arah kiblat tersebut, akan disesuaikan dengan perhitungan ilmu falaq dan kompas. Hal ini pun di amini oleh Majlis Ulama’ Indonesia (MUI).
Pertanyaan :
a.         Apakah pergeseran lempeng bumi  seperti diatas merubah konsep arah kiblat yang sudah ada ?

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. FBMPP PARE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger